Pusat Kosmetik: Inilah Cara Memilih Kosmetik yang Aman

By | Januari 24, 2017

Kosmetik bagi wanita pada umumnya menjadi bagian yang tidak terpisahkan pada kesehariannya. Kosmetik menjadi pendukung kecantikan para wanita, sebab menggunakan kosmetik para wanita dapat tampil lebih percaya diri khususnya pada momen-momen tertentu. Dengan kosmetik, seorang wanita akan terlihat selalu fresh dan cantik.

cara memilih kosmetik yang aman

Seiring makin banyaknya varian dan produk kosmetik yang ditawarkan, seringkali membuat wanita sebagai calon konsumen produk kosmetik menjadi bingung. Ini dikarenakan banyak produk-produk kosmetik yang ditawarkan mengandung komposisi kimiawi yang dapat membahayakan kesehatan penggunanya. Bahan kimia yang populer digunakan pada produk kosmetik adalah merkuri dan hidrokinon yang berlebihan. Kosmetik dengan kandungan dua bahan kimia tersebut memang dapat memberikan hasil yang memuaskan, salah satunya adalah membuat kulit terlihat lebih putih dalam waktu yang singkat bahkan kulit Anda akan terbebas dari jerawat. Memang hasilnya sangat memuaskan, namun Anda wajib waspada karena apabila produk tersebut dipakai terus menerus dapat berdampak buruk dikemudian hari.

Sebelum membeli produk kosmetik idaman di pusat kosmetik pilihan Anda, sebaiknya pelajari dulu bagaimana caranya agar dapat memilah kosmetik yang terjamin keamanan dan kualitasnya.

1. Terdapat Halal

Sebagian produk baik makanan maupun kosmetik terdapat label halal pada kemasannya. Label halal tersebut tentunya berasal dari nomor sertifikasi halal dari LPPOM MUI (Lembaga Sertifikasi Halal di Indonesia). Hal ini dapat membuktikan bahwa produk tersebut telah diuji oleh lembaga untuk mengetahui kandungan yang ada dalam produk, terasuk kosmetik. jadi untuk mendapatkan kosmetik tang aman dan sehat pastikan terdapat label halal pada kemasan.

2. Terdapat Kode BPOM yang Resmi

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah Lembaga yang mengawasi dan menangani produk-produk kosmetik yang aman untuk digunakan. Apabila sebuah produk tidak mempunyai kode legal tentunya produk tersebut bukanlah produk kosmetik yang aman karena tidak legal. Pastikan anda mengecek kode BPOM yang tercantum pada kemasan kosmetik, Cek kode BPOM tersebut melalui situs resmi BPOM di http://www.pom.go.id

Dan berikut ini dengan kode yang terdaptar, Seperti:

  • CD untuk Kosmetik Produksi Lokal
  • CL untuk Kosmetik yang di Impor
  • TR untuk Produk yang masuk golongan Jamu tradisional
  • TL untuk Produk yang masuk golongan Jamu impor

3. Terdapat Cara dan Pemakaian Produk

Setiap produk dilengkapi cara dan petunjuk pemakaian yang tepat, begitu juga produk-produk kosmetik. Hal ini bertujuan agar pengguna produk tersebut dapat menggunakan produk dengan tepat dan memperoleh manfaat dari pemakaian kosmetik tersebut. Bahkan, dicantumkan juga apabila produk kosmetik yang digunakan tidak cocok dengan kulit Anda.

4. Terdapat Tanggal Kadaluarsa

Perhatikanlah apabila pada kemasan kosmetik tidak terdapat tanggal kadaluarsa (expired date), karena tanggal kadaluarsa pada produk merupakan salah satu faktor penting yang menjadi indikator yang memastikan umur efektif sebuah produk. Jika sudah melewati tanggal kadaluarsa, bisa jadi produk kosmetik akan kehilangan kualitas dan manfaatnya.

5. Terdapat Nama dan Alamat Produksi

Apabila suatu produk kosmetik tidak memiliki nama serta alamat dimana produk tersebut di produksi maka anda perlu waspada. Produk kosmetik yang memiliki nama dan alamat yang jelas tentunya merupakan salah satu tanda bahwa kosmetik tersebut jelas dan aman untuk digunakan. Selain tempat produksi, biasanya dicantumkan juga nomer pengaduan yang dapat Anda hubungi sewaktu-waktu untuk menanyakan produk kosmetik tersebut.

6. Terdapat Komposisi Produk

Komposisi bahan yang ada pada kosmetik menjadi hal yang sangat penting bagi anda. Perhatikan apakah ada zat yang berbahaya untuk kulit. Zat-zat yang perlu diperhatikan, seperti:

  • Merkuri/ Hg. Hal ini termasuk logam berat yang berbahaya bagi tubuh. Pada kulit bisa menyebabkan bintik hitam, alergi, dan iritasi ringan, hingga berat. Merkuri tidak dapat diurai tubuh, menembus lapisan kulit dan dan menumpuk pada ginjal. Pada paparan jangka pendek saja bisa menyebabkan diare, dan kerusakan paru-paru, sementara pada pemakaian jangka panjang bisa merusak ginjal dan otak. Merkuri masih bisa ditemukan pada beberapa produk kosmetik ilegal, yang seringkali bahkan tidak memiliki keterangan dalam bahasa Indonesia.
  • Hidroquinon. Zat ini termasuk obat keras. Di luar negeri sudah dilarang penggunaannya. Tetapi di Indonesia masih ditolerir hingga batas toleransi 2%. Paparan hidroquinon bisa menyebabkan iritasi kulit sehingga menjadi merah, terbakar. Lebih lanjut bisa menyebabkan kerusakan ginjal, kanker darah dan kanker hati.
  • Pewarna Merah K.10 (Rhodamin B) dan Zat Pewarna K.3; zat warnan sintetis yang umumnya ada pada industri tekstil dan bersifat karsinogen.
  • Lemak dan segala turunannya yang berasal dari hewan yang diharamkan (muslim).
  • Kolagen yang berasal dari hewan yang diharamkan (muslim).
  • Elastin yang berasal dari hewan yang diharamkan (muslim).
  • Ekstrak plasenta yang berasal dari hewan yang diharamkan atau dari manusia.
  • Amnion (ketuban) yang berasal dari hewan yang diharamkan (muslim).
  • Gelatin yang berasal dari hewan yang diharamkan (muslim).
  • Chivet atau hormon dari kelenjar-kelenjar yang berasal dari hewan yang hukumnya haram atau najis (muslim).

Jadi, pilihlah produk-produk kosmetik yang berbahan dasar alami, agar kulit kita aman dan sehat tentunya. Untuk mendapatkan produk-produk kosmetik terbaik Anda dapat mengunjungi Belva Beauty sebagai tempat membeli kosmetik secara online. Demikian informasi tentang cara memilih kosmetik yang aman dan sehat, semoga bermanfaat.